Comparisons are easily done once you've had a taste of perfection... - Katy Perry "Thinking of You"
I have done countless trial and error when it comes to
skin care.
Aku mungkin bukan tipe perempuan yang “ketergantungan” sama suatu
jenis perawatan atau harus pakai produk dokter / klinik tertentu. I do have one
trusted skin clinic and as time goes by, on daily basis I practically become a
“doctor” for my own self. It’s not that I don’t trust doctors or whatsoever,
aku cuma ngga mau ribet atau ketergantungan sama krim-krim klinik (walaupun
produk dari klinik-klinik tertentu juga bagus-bagus and off course mahal mahal
chuyyy… emang gue Dian Sastro atau Nia Ramadhani? I am nobody and I can’t
afford perawatan seperti orang lain) dan ngga mau ribet kalau suatu saat
kehabisan produk sementara klinik-nya tutup atau tiba-tiba kita pindah tinggal
ke suatu tempat yang ngga ada klinik itu di kota tersebut (yeah call me
overthinker, but there’s always possibilities, right?) atau semua keribetan
lain deh.
I like to keep everything simple for almost everything
in my life. Misal kita lagi mau ngomong soal Kieh’s ya. Kalau sudah memilih
sesuatu ya sudah, aku kejar sampai dapet. Mau harus keliling tiga mall hanya
untuk mendapatkan suatu produk berisi 50ml ngga masalah, karena apa? Karena aku
tahu kualitasnya bagus.
Ya boleh lah coba-coba yang lain (because I have this
BIG curiosity about almost everything, tapi aku bukan suka kepo-in orang ya)
namanya juga sudah telanjur jadi “beauty junkie” jadi setiap ada produk baru launching
dan kita tertarik gitu pasti aku penasaran banget dan satu-satunya cara untuk
memuaskan rasa penasaran itu hanyalah dengan MEMILIKINYA, bukan?
Hehehe… sounds
creepy, I know.
Kadang setelah kita coba gitu kan akhirnya kita tahu,
apakah produk tersebut worth the money atau tidak. Tapi selama kita punya satu
brand favorit which will keep us coming back every time, hidup bakal lebih
tenang. Ternyata ngga ada yang lebih baik daripada merek favorit kita itu.
Memang akan selalu ada yang lebih menarik, lebih baru, LEBIH MURAH dan
sebagainya, tapi memang perlu diingat bahwa ada harga ada kualitas. Ini
sebabnya kenapa aku tulis quote dari lagu Katy Perry di atas. J
Aku ngga munafik bahwa kalau ngelihat yang namanya
SALE ya pasti ngeborong juga karena bisa dapat banyak produk (namanya juga
perempuan hehehe!) dengan harga yang lebih miring banget. Aku juga ngga
bermaksud bilang bahwa produk dengan harga murah berarti ngga ada kualitas.
Semua tergantung sama pilihan produk kita, tergantung produsennya dan tergantung
sama kecocokan kita dengan produk atau merek-merek tertentu.
Ya kan? Karena setiap orang preferensinya
berbeda-beda, jenis kulit (dan keuangan) juga bervariasi. Aku ngga mampu beli
produk sekelas SK II, Sulwhasoo, EMK Beverly Hills, Albion dan produk-produk
premium lain karena ya mungkin aku tidak
(atau belum, amiiin!) berada di level kestabilan finansial sekelas itu.
Prolog-nya panjang sekali ya, padahal content-nya sih
aku hanya mau bahas beberapa produk aja dari Kiehl’s yang ada di foto aku ini
yaitu:
- Olive Fruit Oil Shampoo & Hair Pak
- Superbly Restorative Argan Dry Oil
- Silk Groom Serum
- Ultra Light Daily UV Defense Sunscreen
- Powerful Strength Line Reducing Concentrate
- Midnight Recovery Concentrate dan satu lagi produk yang ngga masuk foto yaitu
- Iris Extract Activating Treatment Essence (newcomer on Kiehl’s)
Aku yakin kalau aku bahas satu-satu blog ini yang baca
langsung ilfeel hehehe karena bakal panjang banget. Aku juga ngga akan panjang
x lebar membicarakan soal ingredients setiap produk karena I’m not a scientist
and to be honest not a single ingredient yang aku tau fungsinya untuk apa.
Nama-nama ilmiah di label ingredient cuma bikin aku pusing bacanya (ngga pernah
kubaca karena ngga paham) tapi seperti biasa, sebelum beli pastinya I have done
some research yang intinya untuk mengetahui:
Produk ini fungsinya untuk apa?
Cocok ngga sama jenis kulit aku?
Cara makenya gimana?
Efeknya akan terlihat setelah berapa lama?
Efek sampingnya apa?
Harganya berapa?
Hehehe…
| MY KIEHL'S PRODUCTS (Pic by me) |
Dalam foto di atas, ada beberapa produk yang sedang
aku pakai dari Kiehl’s.
Top Left:
SALVATION FOR MY DRY HAIR
Ini beberapa produk yang aku pakai dalam rangka
menyelamatkan rambutku yang waktu itu terlanjur mengalami kekeringan yang
hakiki. Waktu datang ke Kiehl’s store aku bingung antara mau pake yang
mengandung Argan (Argan oil is known as a good heal for dry skin and hair) atau
Olive Fruit Oil seperti yang aku punya ini.
Akhirnya aku memilih Olive Fruit Oil. Saking keringnya
rambutku, aku merasa “ngga guna” kalau memakai conditioner karena kurang
berkhasiat alias ngga terasa apa-apa. Maka itu aku memutuskan beli hairpak
(hair mask) nya aja sekalian biar lebih deeply nourishing. Kenapa ngga pakai
shampoo – conditioner – hair mask?
![]() |
| OLIVE FRUIT OIL NOURISHING SHAMPOO |
![]() |
| OLIVE FRUIT OIL DEEPLY REPAIRATIVE HAIR PAK (HAIR MASK) |
The problem with me is that I have dry hair, split
ends but also quite oily scalp. Kalau aku terlalu banyak “menutrisi” rambut,
takutnya berat dan rambut cepat lepek L
Semalam sebelum aku cuci rambut (I always wash my hair
in the morning, kecuali kalau di luar kebiasaan) I apply a few drops of this
Superbly Restorative Argan Dry Oil to my hair ends. Ngga pakai di kulit kepala
ya. Cukup di batang sampai ujung rambut aja karena aku pernah baca bahwa: kulit
kepala sudah memproduksi minyaknya sendiri dan minyak itu akan tersebar dengan
sendirinya ke setiap helai rambut yang terdekat dengan lubang folikel rambut.
Jadi ngga perlu diberi “pelembab” lagi karena bakal lepek. Biarkan semalam.
Kalau aku sih semalam. Bisa juga dipakai beberapa jam sebelum keramas atau
kalau lagi ngga ada banyak waktu, sejam sebelum keramas juga sudah cukup
menutrisi (apalagi kalau rambutnya normal). Berhubung rambut aku super kering
waktu itu, jadi aku pakai semalam biar benar-benar meresap.
![]() |
| SUPERBLY RESTORATIVE ARGAN DRY OIL |
OK jadi setelah cuci rambut and towel-dry and comb
(yes, kita harus selalu menyisir rambut setelah selesai keramas dengan sisir
bergigi jarang biar kusut-nya ngga kebawa sampai kering which will make you
like a lioness who just wake up) my hair, I apply the Silk Groom Serum about 3
pumps, karena rambutku ngga panjang-panjang amat juga. Tipis lagi L Apply hair
serum harus selalu HANYA dari bagian tengah ke ujung rambut aja ya, sudah tau
kan alasannya? J
![]() |
| SILK GROOM SERUM |
Serum ini, seperti serum rambut pada umumnya, promotes healthy glow on
my hair. Ya memang sih rambut aku ngga se-glossy yang dibayangkan hahaha tapi
untuk ukuran rambut rusak, it does pretty good job to nourish my hair. It also
has this straightening effect jadi tiap kali aku pakai serum ini, rambutku
jatuhnya selalu lebih lurus (walau bukan lurus iklan shampoo, I still need my
heat protector and curling iron to achieve that look!) dibanding aku pake serum
lain. Bagus buat yang punya rambut asli lurus nih, bakal kelihatan super sleek!
J
HOW IT FEELS LIKE AFTER USING THIS AFTER A WHILE:
Menurut aku ya, karena aku pakai merek ini maka kalau
dipakai satu seri insha Allah hasilnya akan bagus. Merek lain pun aku rasa akan
begitu juga. Karena ingredients nya kan sama jadi kerja dan penyerapan
produk-produknya jadi lebih maksimal. Memang Superbly Argan Dry Oil itu bukan masuk serinya Olive Fruit karena Argan
ada sendiri. Argan Dry Oil ini juga ngga cuma bisa dipakai untuk rambut loh,
itu juga bisa buat bagian-bagian tubuh lain yang kering karena fungsinya memang
melembabkan. Bisa buat siku, tumit, lutut, wajah (beberapa tetes aja,
gosok-gosokkan ke telapak tangan sampai hangat, lalu tekan-tekan ke wajah).
Jadi aku bilang produk Argan Dry Oil ini semacam all-in-one oil, sejenis
beautifying oil-nya The Body Shop gitu deh.
HOW THEY SMELL LIKE:
Shampoo & Hairpak Olive Fruit Oil ini wanginya
ngga seperti shampoo-shampoo pada umumnya yang wangi parfum ya. Ini baunya soft
kayak krim, kayak ada bau lemon-nya gitu. Itu karena dia bebas pewangi dan
pewarna. Kalau Argan Dry Oil aku bilang baunya agak-agak woody dan rempah,
sementara kalau Silk Groom Serum aku rasa wanginya mirip-mirip juga sama Argan.
Ada sedikit hint of lemon-y scent. Fresh banget!
Memang rata-rata produk Kiehl’s ngga ada yang wangi,
kecuali memang yang seri body care seperti body wash, lotion and perfume.
Middle:
Powerful Strength Line Reducing Concentrate
(vit. C serum aja ya nyebutnya biar ngga kepanjangan *sigh) & Midnight
Recovery Concentrate ini adalah salah dua dari beberapa produk andalan (dan
juga favorit) dari Kiehl’s. Ditilik dari judulnya memang “mengerikan” karena
terkesan kita ini sudah keriputan atau gimanaaa gitu.
![]() |
| MIDNIGHT RECOVERY CONCENTRATE |
![]() |
| POWERFUL STRENGTH LINE REDUCING CONCENTRATE |
Bukan. Ini adalah vitamin C serum. Fungsinya
untuk kekenyalan wajah dan radiance. Mungkin ini sebenarnya menarget customer
berusia 40-an keatas tapi bukan berarti yang seumuran kita ngga boleh pakai.
Aku pakai serum ini ngga setiap hari juga, dua atau tiga hari sekali saja. Aku
pakainya gantian dengan Midnight Recovery (MR) Concentrate. Kalau MR aku pakai
juga ngga setiap hari. Kalau aku sudah pakai pelembab, aku pakai MR. Kalau aku
skip pelembab, aku pakai serum vit. C dan ngga pakai MR sesudahnya. Aku punya
kulit sudah kombinasi it means my face produces more sebum compared to you who
have normal skin, right? Jadi aku ngga mau over-nourishing. Takut jadi ada
breakouts (beruntusan) atau jerawat karena “terlalu lembab” hehehe.
HOW IT FEELS LIKE AFTER USING THIS AFTER A WHILE:
Mungkin karena aku belum punya kerutan yang
nyata like I’m above 45 year-old, efek “line reducing” nya memang ngga ada di
kulitku. Tapi efek yang aku rasakan adalah kalau pakai dua produk ini di malam
hari, besok paginya kulit rasanya kenyal banget. Over time, kulit juga
sebenernya bisa jadi lebih cerah. Kenapa ada kata “sebenernya”? Karena kan aku
kerja di pelabuhan, lingkungan di sini ekstrim dengan sun exposure, sea wind
dan dirt. Memang ngga setiap hari aku terpapar sinar matahari dalam waktu lama,
tapi lokasi kantornya aja sudah “di tengah laut” jadi bisa dibayangkan panasnya
gimana hehehe dan itu sebabnya aku pakai dua produk ini. I want to preserve my
skin from further damage. Mungkin efek-nya ngga terlalu visible saat ini tapi
so far aku ngga ada keluhan. Biasanya kalau aku ngga cocok terhadap suatu
produk, begitu di apply ke wajah, wajahku langsung berkeringat. Lalu besoknya
dan besoknya lagi mulai lah beruntusan di dahi. Bahkan leher. L
Result dari dua produk ini mungkin untuk
investasi jangka panjang, lebih ke prevention daripada healing ya. Will I buy
this products again? Sebotol aja belum habis sudah hampir setahun hehehe, masih
ada setengah. Pakainya hanya beberapa tetes (Midnight Recovery) dan caranya
sama dengan cara pakai Argan Dry Oil di atas ya. Kalau untuk yang vit. C serum
nya, satu pump bisa untuk satu wajah. Ada efek hangat-hangatnya gitu begitu
diaplikasikan dan it’s written on the label, jadi jangan kaget apalagi khawatir.
Memang begitu rasanya. Cobain deh, rasanya kenyel-kenyel gitu besok paginya
kulit kamuuuh! :D
HOW THEY SMELL LIKE:
Yang vit. C baunya seperti jeruk sedikit
sementara Midnight Recovery Concentrate itu mengandung aromatherapy. Makanya
dinamakan “midnight recovery” karena ada efek menenangkan dalam aromanya. Jadi
setelah diteteskan di telapak tangan, di usap2 sebentar lalu press your palms
onto your face. Dari pipi, dahi, dagu, tahan beberapa detik waktu menekan di
titik-titik tersebut, lalu hidup dalam-dalam aromanya. Kedengarannya agak-agak
seperti ritual apa gitu ya, hehehe… tapi efeknya cukup calming kok. It smells
like ada sedikit hint of lavender-y scent yang aromatik banget… bikin tenang
dan cepat tidur. Tapi ya tergantung keadaan hati juga ya, kalau lagi belum
ngantuk-ngantuk banget atau lagi bete berat aku rasa mempengaruhi sugesti
“ritual” ini :D
OTHER STUFF FROM KIEHL’S I RECENTLY AM
OBSESSED ABOUT:
![]() |
| IRIS ACTIVATING TREATMENT ESSENCE (Pic by me) |
Iris Extract Activating Treatment Essence. I
know it’s a mouthful! Judul produk di Kiehl’s termasuk yang panjang-panjang
sampai lupa namanya apa. *sigh So basically this product is… apa ya, booster?
Essence? Pre serum? Or even masih masuk sejenis toner? Teksturnya watery cuma
sedikit saja lebih kental dan lebih keruh daripada air murni. Cara pakainya juga
termasuk irit (satu botol segede gaban ini mungkin bisa buat 6-7 bulan bahkan
lebih, secara sekali pakai hanya butuh 4 tetes saja. Cara pakainya sama seperti
Midnight Recovery (atau mungkin sekarang memang jamannya pakai toner / essence
dengan cara begitu) tapi kalo essence Iris ini makenya diusapkan ke wajah
sambil diberi pressure ringan. Ngga sticky sama sekali, ngga bikin aku
bruntusan, oil free (INI NIH yang paling penting buatku dalam memilih skincare,
bebas minyak) dan I apply this twice daily. Setelah toner, sebelum pelembab.
HOW IT FEELS LIKE AFTER USING THIS AFTER A WHILE:
I like this essence, menambahkan produk ini
kedalam rutinitas skin care sehari-hari ternyata jadi hal yang menyenangkan! Irit,
cepat diserap, botolnya gede (hehehe) dan yang paling aku senang adalah efek “soft
focus” di wajah yang dihasilkan beberapa menit setelah kita pakai essence ini.
Kurasa fungsinya adalah memang untuk “activating” kulit kita untuk menerima
step selanjutnya seperti serum atau pelembab. I think I’m gonna be using this
product for as long as it is produced, I am just IN LOVE with this essence!
HOW IT SMELLS LIKE:
Rasanya baru ini produk Kiehl’s yang wanginya
“menyenangkan”. Kurasa kita kalau pakai produk (apalagi cewek) pasti suka deh
kalau produknya wangi apalagi kalau wanginya pas sama selera kita. Iris
Florentina Essence ini wanginya soft banget, feminin, pokoknya bikin tenang
deh. Aku lama-lama “curiga” sama Kiehl’s ya, apa memang mereka men-design
beberapa produk essence atau concentrate dengan aroma tertentu biar bikin yang
pakai jadi relax… selow… tenang… dan merasa cantik (uhuk uhuk…!!! LOL).
So, I guess postingan kali ini kurasa sudah
terlalu panjang jadi I better end this. Sekali lagi, soal merk kembali ke preferensi ya. Aku ngga bilang Kiehl's paling bagus karena pasti yang temen-temen pakai juga bagus dan yang penting COCOK. J
Stay fabulous and beautiful!
xoxo















